Di suatu coffee shop kekinian di angka Jakarta Selatan, 3 sahabat—Dito, Sarah, serta Rian—lagi nangkring sembari mantengin layar HP tiap- tiap. Tetapi mereka tak semata- mata scroll medsos ataupun stalking mantan, melainkan sungguh- sungguh ngejar jackpot dari scatter hitam di slot online Pragmatic. Udah jadi Kerutinan masing- masing malam: kopi lezat, percakapan bebas, sembari berambisi slot gacor meroketkan selisih.
“ Bro, feeling saya malam ini bakalan rusak abis. scatter hitam fix nongol,” tutur Sarah dengan antusias sembari tap- tap layarnya.
“ Adem, Sar. Lo mengerti sendiri slot itu mendekati cinta: kadangkala udah di depan mata, eh tiba- tiba ilang,” menanggapi Dito ketawa kecil.
Rian diem, sementara itu ia umumnya sangat gempar jika ngomongin slot. Tatapannya menerawang, seperti mikirin perihal abnormal yang buat jidat mengkerut.
“ Lo mengapa, Rian? Takluk mulu?” mencemooh Sarah.
Rian geleng.“ Bukan, saya terkini baca di forum travel abnormal. Terdapat kota misterius di luar pulau yang katanya… hanya ditempati manekin.”
Dito melongo.“ Manekin? Seperti boneka display gerai gitu?”
Rian menganggut.“ Iya, city of mannequins. Tuturnya sih kota itu terbengkalai, tak terdapat masyarakat asli, tetapi manekin terhambur di tiap ujung. Nah, rumor bilang di situ terdapat auranya yang buat pola scatter hitam di slot Pragmatic lebih mudah diduga.”
Sarah menggenapkan mata.“ Menarik! Walaupun sedikit creepy. Tetapi siapa mengerti kita kembali membawa resep jackpot, kan?”
Tanpa banyak drama, mereka akur pergi untuk backpacking ke kota manekin itu.
1. Ekspedisi Mengarah Kota Kosong
Mereka naik pesawat ke kota terdekat, kemudian lanjut jalur bumi berjam- jam. Terus menjadi jauh dari peradaban, tanda HP kian labil, tetapi antusias malah naik. Di ekspedisi, Dito sedang sempet spin sesekali, siapa mengerti scatter hitam timbul seketika.
“ Saya penasaran, kota boneka itu beneran populer tak, sih?” menyela Sarah.
Rian buka denah lusuh yang ia dapet dari forum.“ Tuturnya tak banyak orang berani masuk. Orang lokal sih bilang‘ mengapa bermain ke kota berhantu gitu?’”
Dito nyengir.“ Kian berhantu kian asyik. Terlebih kalau beneran dapat tolong kita nge- hack scatter Pragmatic.”
2. Datang di Kota Manekin
Sedemikian itu hingga, atmosfer langsung berganti. Kota itu sepi. Bangunan- bangunan nampak kotor serta kumal, seolah ditinggal puluhan tahun. Yang buat bulu gitok berdiri: terdapat manekin berdiri di kaki lima, di depan gerai, apalagi berantakan di tepi jalur. Posisi mereka abnormal, seperti lagi menyudahi di tengah kegiatan.
“ Edan, ngeri pula pemandangannya,” gemam Dito, matanya jelalatan liat manekin.
Sarah hingga merinding.“ Saya dag- dig- dug. Seperti terdapat yang ngawasin.”
Mereka jalur ayal melampaui manekin yang dingin tanpa mimik muka. Tetapi tidak tahu mengapa, rasanya seperti puluhan mata plastik itu memandang ke arah mereka.
3. Menciptakan‘ Pusat Informasi’ Slot
Di akhir jalur, mereka amati gedung kira- kira modern dengan neon sign cacat bertuliskan“ Arcade Center.” Pintu kacanya separuh rusak, tetapi di dalam sedang terdapat sebagian mesin permainan. Yang mencengangkan, terdapat ikon Provider Pragmatic di alat pemantau besar, walaupun udah berdebu.
“ Bisa jadi di sinilah pangkal rumor itu,” bisik Rian, dag- dig- dug.
Mereka bertiga masuk. Ruangan hening, tetapi lampunya sedang dapat dinyalain. Di salah satu pojok, terdapat pc jadul menyala gelap. Dito lihat isinya—ternyata informasi pola slot Pragmatic, seakan terdapat yang studi intens di mari.
“ Anjir, beneran banyak‘ lab’ untuk analisa slot,” asyik Dito.
Sarah nimbrung,“ Coba buka aplikasi slot, kita spin dengan informasi ini.”
Mereka ngikutin pola jadul di layar, nyoba spin di HP. Serta mendadak scatter hitam timbul berkali- kali. Selisih meninggi!
4. Manekin yang Seolah Bergerak
Di tengah euforia jackpot, mereka dengar suara gesekan. Mereka nengok—beberapa manekin di depan arcade seakan beralih. Sarah belingsatan.“ Edan, manekin itu barusan tak di sana, kan?”
Rian telan air liur.“ Saya percaya mulanya letaknya beda.”
Tetapi greed hendak jackpot buat mereka acuh tak acuh. Dito lanjut spin hingga dua- tiga kali scatter hitam lagi. Di luar, suara gesekan kian kerap. Kala mereka melihat, manekin- manekin itu terkumpul dekat pintu masuk, seperti ngintai.
5. Angkat kaki dengan Selisih Tebel
Nafas kian berat, jantung dag- dig- dug. Mereka siuman wajib berangkat saat sebelum seluruh suatu jadi lebih edan. Dalam hitungan menit, mereka siap- siap cabut. Rian matiin pc jadul, Sarah serta Dito matiin slot di HP, kemudian mereka pergi melalui pintu balik.
Sedemikian itu di luar, manekin di gang gerai pula berganti posisi, seolah mencari mereka. Tetapi trio backpacker ini sukses kabur ke mobil sewaan, tusuk gas tanpa memandang ke balik.
“ Bro, itu kota beneran edan!” asyik Sarah sembari gemetaran.
Dito lihat HP, selisih slot sedang tebel.“ Minimun kita tak kembali zonk. scatter hitam beneran gacor!”
Rian menghela nafas lapang,“ Tetapi ikrar, saya tak ingin balik lagi. Manekin hidup? Nomor, thanks.”
Mereka juga meninggalkan kota misterius itu dengan batin aduk campur: suka sebab jackpot Pragmatic, tetapi pula merinding jika ingat manekin- manekin dingin tanpa jiwa yang seakan siuman kedatangan mereka.
“ Bro, kita berhasil,” ucap Dito ayal, sembari lihat Sarah serta Rian.
Serta buat awal kalinya, mereka siuman kemenangan bukan hanya pertanyaan cuan, tetapi narasi edan yang akan mereka melamun sama tua hidup. Siapa duga, buat nemu scatter hitam pragmatic terbaik, sering- kali lo harus berani masuk ke kota abnormal yang ditempati manekin.